Hari Rabies Sedunia,Minahasa Menjadi Tuan Rumah

Tondano-Peringatan Hari Rabies Sedunia, 3 Oktober 2018 di Benteng Moraya Tondano.
Dihadiri Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI dr. Anung Sugihantoni, M.Kes, Asisten Deputi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK drg. Naalih Kelsum, PhD, Direktur Kesehatan Hewan Kementan drh. Fajar Sumping Tjatur Rasa, PhD, Direktur P2PTVS DR.dr. Fidiansyah,Sap,KJ, Direktur Kesmavet drh Syamsul Maarif , Bupati Minahasa Ir. Royke O. Roring, M.Si, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey S.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Prov. Sulawesi Utara Drs. Edisson Humiang , Sekretaris Daerah Kab. Minahasa Jeffry Korengkeng SH, M.Si, Wakil Bupati Bolmong Utara Drs. H. Amin Lasena,MAP, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Yanni Ronny Tuuk, STh, MM, Wakil Bupati Sitaro John H. Palandung, jajaran pemerintah Kab. Minahasa, serta tamu dan undangan lainnya.
Sambutan Bupati Minahasa Ir. Royke O. Roring, M.Si.
Diawal sambutannya beliau mengajak kita semua untuk bersyukur karena kita semua boleh ada di Kab. Minahasa untuk melaksanakan acara Hari Rabies Sedunia saat ini. Kemudian beliau menyatakan bela sungkawa deng prihatin atas bencana yang terjadi di Palu dan Donggala, dan mengajak kita semua untuk mendoakan saudara-saudara kita yang ada di Sulawesi Tengah. Beliau juga mengucapkan selamat datang kepada Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI dr. Anung Sugihantoni, M.Kes, Asisten Deputi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK drg. Naalih Kelsum, PhD, Direktur Kesehatan Hewan Kementan drh. Fajar Sumping Tjatur Rasa, PhD, Direktur P2PTVS DR.dr. Fidiansyah,Sap,KJ, Direktur Kesmavet drh Syamsul Maarif. Kemudian atas nama pemerintah beliau mengucapkan terima kasih karena telah memilih Kab. Minahasa sebagai tempat dilaksanakannya peringatan Hari Rabies Sedunia, dan mengucapkan selamat mengikuti acara hari ini kepada kita semua.

Sambutan Asisten Deputi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK drg. Naalih Kelsum, PhD
Diawal sambutannya beliau berterima kadih kepada penyelenggara karena sudah mempersiapkan acara ini dengan sebaik mungkin, beliau juga menjelaskan arti dari rabies dan bahaya dari rabies yang sudah memakan banyak korban, serta pentingnya vaksinasi dalam proses pencegahan. Dan mengenai sejarah adanya hari rabies sedunia. Beliau meminta kita semua harus membangun kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, karena itu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan menjadi tanggung jawab masyrakat pula. Melalui acara ini kita dapat meningkatkan koordinasi, korporasi, dan koordinasi untuk mengurangi bahaya rabies. Diakhir sambutannya beliau berterima kasih kepada penyelenggara acara ini baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kab. Minahasa yang sudah mempersiapkan acara di saat ini.

Sambutan Direktur Kesehatan Hewan Kementan drh. Fajar Sumping Tjatur Rasa, PhD.
Sebelum memberikan sambutan beliau mengajak kita semua untuk merenungkan kejadian yang terjadi pada saudara-saudara kita yang ada di Sulawesi Tengah. Kemudian beliau menyampaikan terima kasih Kepada Pemerintah Prov. Sulawesi Utara, Pemerintah Kab. Minahasa yang sudah boleh menerima kegiatan ini di laksanakan di Kota Tondano. Dan karena Rabies begitu berbahaya sehingga itu menjadi tanggung jawab kita semua, kita harus melakukan vaksinasi secara berkelanjutan untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan, untuk keselamatan manusia dan hewan peliharaan, rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya sehingga disepakati untuk di berantas. Dalam mendukung kegiatan ini kementrian pertanian telah melakukan vaksinasi gratis kepada 1000 hewan peliharaan, Sosialisasi bahayanya Rabies kepada anak Sekolah Dasar, dan melaksanakan Lomba dokter cilik. Melalui kegiatan ini beliau berharap kita semua dapat mengetahui bahaya rabies dan mengsosialisasikannya kepada orang di sekitar kita.
Sambutan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI dr. Anung Sugihantoni, M.Kes.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan permohonan maaf dari mentri Kesehatan karena tidak dapat hadir bersama-sama karena saat ini mentri berada di Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dilakukan karena masih banyak kabupaten/Kota yang belum benar-benar bebas dari penyakit rabies. Pencegahan penyakit rabies sangat penting yaitu penanganan pasca tergigit hewan, vaksinasi anti rabies dan serum anti rabies, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian pemerintah dan pihak-pihak terkait, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kebiasaan hidup dan upaya-upaya pencegahan. Kab. Minahasa dipilih karena kabupaten ini tempat dilaksanakan penelitian konsep one health. Karena kita tidak dapat memisahkan kesehatan manusia dan hewan, karena penyakit tular factor disebabkan oleh hewan-hewan di sekitar kita.

Sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesera Setda Prov. Sulawesi Utara Drs. Edisson Humiang

Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa ini adalah momentum yang penting dimana kita dapat saling berkoordinasi menyatukan pikiran dalam pencegahan rabies, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam program pengendalian rabies. Kegiatan ini harus optimal untuk pencegahan penyakit rabies agar masyarakat dapat merasa aman dan bebas dari penyakit rabies. Beliau juga mengingatkan kita semua untuk memelihara hewan dengan cara-cara yang baik, dimana hewan mendapat vaksinasi secara teratur.

( RR-RD Call Center/Humas Pemkab )