Bupati : Kenaikan DD dan ADD karena Sinergitas Pemerintahan

Bupati : Kenaikan DD dan ADD karena Sinergitas Pemerintahan

5 April 2019. Bupati Minahasa, Ir. Royke Octavian Roring, MSi meresmikan hasil-hasil kegiatan pembangunan desa Tahun Anggaran 2018 dan menyerahkan bantuan pemerintah di tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Kawangkoan Utara, Langowan Timur dan Kakas.

Di Kawangkoan pekerjaan senilai Rp. 3.169.699.300 yang diresmikan bupati tersebut berupa, pengaspalan jalan 2.120 meter, jalan rabat beton 2.210 meter, jalan tanah 750 meter, jalan sirtu 1.355 meter, bahu jalan 109 meter, drainase 1.495 meter, tembok penahan tanah, gorong-gorong, bak air, relief pengaman jalan dan galian timbunan. Bantuan yang diserahkan berupa benih jagung, bibit cengkih, bibit ikan nila, pakan ikan, peralatan olahraga, beras rastra, PKH, kartu BPJS kesehatan yang dibiayai pemerintah.

Selanjutnya untuk Langowan Timur, bantuan yang diserahkan berupa benih padi untuk 22 poktan, bibit jagung untuk 10 poktan, bibit kedele, pupuk cair, uang tunai kelompok melati Rp. 50 juta program kawasan rumah pangan lestari untuk pemanfaatan pekarangan rumah, peralatan olahraga, kartu PKH, beras sejahtera, ikan patin dan ikan hias, BPJS kesehatan yang dibiayai APBD.

Di Kecamatan Kakas, pekerjaan bernilai Rp. 6,81 miliar yang membiayai pengaspalan 630 meter, jalan beton rabat 2.616 meter, jalan tanah 4.409 meter, jalan paving 738 meter, jalan sirtu 1.030 meter, jembatan, drainase, bahu jalan 5.469 meter, tembok penahan tanah 1.554 meter, gorong-gorong, saluran air, MCK, reling jembatan dan galian timbunan. Bantuan yang diserahkan berupa benih jagung untuk 13 Kelompok Tani (Poktan), padi sawah untuk 10 Poktan, padi ladang untuk 5 Poktan, kedelai untuk 4 Poktan, cabe rawit, kacang tanah, pupuk cair. Demikian juga dana kelompok lumbung pangan masyarakat Rp. 60 juta, peralatan olahraga, dana PKH, beras sejahtera, kartu BPJS kesehatan yang merupakan program unggulan Pemkab Minahasa.

Di tiga tempat terpisah tersebut, bupati yang didampingi Sekretaris Daerah, Jeffry Korengkeng, SH. MSi, Asisten I, Dr. Denny Mangala dan Asisten III, Dra. Hetty Rumagit beserta kepala-kepala SKPD Pemkab Minahasa bupati menyatakan agar pekerjaan-pekerjaan yang dibiayai dengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) itu dapat dipelihara dengan baik sehingga benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.

Menurut catatan bupati, DD dan ADD di tiga kecamatan tersebut mengalami peningkatan signifikan di Tahun 2019 ini. "Peningkatan dana tersebut karena adanya sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten lewat bupati dan wakil bupati karenanya saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Minahasa yang sudah memilih dan mempercayakan kami, bupati dan wakil bupati menjadi pemimpin di Minahasa," katanya. Selain itu bupati juga memaparkan program-program kerjanya bersama Wakil Bupati, Robby Dondokambey, SSi yang sudah direalisasikan hingga enam bulan masa kepemimpinan mereka ini.

Seperti halnya dana duka Rp. 2.500.000, tunjangan untuk tokoh agama, 100 persen warga Minahasa menerima layanan BPJS kesehatan yang dibiayai APBD, kenaikan tunjangan guru honorer dan perangkat desa, bantuan perlengkapan dan seragam sekolah untuk siswa kelas 1 SD dan SMP, juga nantinya akan ada pengadaan sepeda motor untuk para hukum tua serta beasiswa untuk para guru. Selain itu Pemerintah Provinsi di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw, memberikan program BPJS Ketenagakerjaan bagi para petugas keagamaan. "Baru gubernur kita satu-satunya yang memberikan bantuan seperti itu di Indonesia," tandas bupati.

Demikian juga program dari pemerintah pusat yakni Program Keluarga Sejahtera dan Beras Sejahtera dan banyak lagi dana-dana untuk pembangunan infrastruktur yang ke Minahasa dan ke Sulut. "Karenanya agar kita mendapat perhatian pemerintah pusat mari kita bersatu hati dan tekad untuk mensukseskan Pemilu 17 April mendatang dengan menyalurkan hak pilih di masing-masing TPS, jangan Golput sehingga Minahasa, Sulut dan Indonesia makin hebat ke depan," tegasnya.

Khusus di Kecamatan Langowan, bupati menambahkan bahwa dalam revisi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) dan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) Minahasa, rencana Kota Langowan sudah dimasukan sehingga jika nantinya ditetapkan sebagai kota maka langsung dibagi tata ruangnya. Sementara di Kakas, ditambahkannya, Danau Tondano menjadi salah satu dari lima belas danau prioritas di Indonesia sehingga mndapat dukungan dari 11 kementerian untuk penyelamatan dan pelestariannya. "Semua kementerian itu saya datangi supaya benar-benar mereka mau membantu kita pemerintah dan masyarakat Minahasa dalam masalah ini, sebab Danau Tondano penting untuk kehidupan kita bukan hanya untuk Minahasa tapi Sulut," terang bupati yang juga Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sulut ini.

RR-RD COMMAND CENTER

Dipost Oleh Redaksi 1

RRRD Call Center

Tinggalkan Komentar