RPJMD Diperdakan, Bupati-Wabup Apresiasi DPRD Minahasa

RPJMD Diperdakan, Bupati-Wabup Apresiasi DPRD Minahasa

Tondano, 27 Februari 2019. Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023 telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Minahasa yang dipimpin Ketua, James Rawung, SH didampingi Wakil Ketua, Ivonne Andries, SIP dan Ventje Mawuntu.

Bupati Minahasa, Ir Royke Octavian Roring, MSi disampingi Wakil Bupati, Robby Dondokambey, SSi dalam sambutannya berterima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa atas pelaksanan rapat paripurna tersebut. Bupati juga zmengapresiasi kepedulian dan dukungan para legislator Minahasa terutama dalam rangka perumusan arah kebijakan umum dan program jangka menengah daerah dan indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan.

Bupati juga menjelaskan bahwa dokumen perencanaan daerah untuk 5 tahun terhitung sejak dilantik sampai berakhirnya jabatan kepala daerah yang disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan , Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD, juga telah mengakomodir  Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Dimana, dokumen RPJMD ini telah mewakili visi dan misi Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati (RR-RD), yakni terwujudnya Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat, adil dan sejahtera, yang dijabarkan dalam 5 misi, nawacita RR-RD, 10 program unggulan dan 22 kegiatan prioritas.

Kemudian bupati mengatakan pembangunan suatu daerah merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanan pembangunan daerah, yang disususn dan dilakukan oleh pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan berdasarkan peran kewenangan masing-masing serta diintegrasikan dengan rencana tata ruang dan rencana pembangunan daerah, yang didasarkan pada kondisi dan potensi suatu daerah dan disesuaikan dengan dinamika perkembangan daerah dan nasional. Hal ini pula ditindaklanjuti dengan sinkronisasi kebijakan perencanaan pembangunan dari pusat ke daerah, lewat nawacita Jokowi-JK, saptacita OD-SK dan nawa cita RR-RD yang tertuang dalam 55 tujuan serta 84 sasaran.

Beliau juga berharap RPJMD ini dapat menjadi media dan prime supporting tools atau komponen penunjang penting untuk mengimplementasikan janji kepala daerah kepada masyarakat saat kampanye, menjadi pedoman pembangunan selama  5 tahun, pedoman penyusun RKPD dan instrumen evaluasi penyelengaraan pemerintah daerah. Rapat paripurna tersebut diawali laporan Panitia Khusus (Pansus) yang dibacakan Ketua, Rommy Leke, SE, MSi. Dalam laporannya Leke, mengatakan berdasarkan hasil pembahasan maka Pansus mengusulkan kepada pimpinan DPRD untuk dapat menyetujui, menetapkan Ranperda tentang RPJMD Kabupaten Minahasa Tahun 2018-2019 untuk ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Minahasa.

Selanjutnya dalam rapat tersebut Ketua DPRD menanyakan hasil keputusan setiap fraksi yang hadir dalam rapat paripurna tersebut, dari semua fraksi yang hadir diantaranya Fraksi PDI-Perjuangan, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra , Fraksi Demokrat dan Fraksi Nasdem menyatakan setuju RPJMD Kabupaten Minahasa untuk dijadikan Perda. Bupati dan Wabup bersama Ketua DPRD dan wakil ketua kemudian melakukan penanda-tanganan persetujuan DPRD terhadap Ranperda RPJMD menjadi Perda.

 

RRRD Command Center

Dipost Oleh Web Admin

RRRD Call Center

Tinggalkan Komentar