Logo
images

Safari Natal di Watumea, Bupati Roring Kembali Imbau Warga Peduli Kelestarian Lingkungan

Eris, 8 Desember 2019.
Bupati Minahasa, Ir. Royke Octavian Roring MSi dan Ketua TP-PKK Minahasa, Ny. Fenny Charlota Martina Roring-Lumanauw, SIP menggelar Safari Natal Pemerintah Kabupaten Minahasa di Kecamatan Eris sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun Ke-147 GMIM Galilea Watumea. Ibadah yang dipimpin Ketua FKUB Minahasa yang juga Sekretaris BPMS GMIM, Pdt Evert Tangel, STh, MPdK turut dihadiri Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulut, Ir. Refly Ngantung, mewakili Gubernur, Olly Dondokambey, SE, Ketua BPMW Tandengan, Pdt Femmy Mawuntu-Agu, Ketua Jemaat GMIM Galilea Watumea, Pdt Denny Tamburian MTh, Anggota DPRD Minahas!, Jeane Pakasi, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dr Denny Mangala MSi, Jajaran Pemkab Minahasa, Camat Eris Deidy Tumarar SE, Hukum Tua se-Kecamatan Eris, Danramil Eris, Edward Songgigilan, Kapolsek Eris, G. Abast, tokoh masyarakat, Ferry Mailensun.

Bupati pilihan rakyat Minahasa bersama Wakil Bupati, RobbybDondokambey, SSi itu di awal sambutan menyampaikan selamat ulang tahun ke-147 GMIM Galilea Watumea yang oleh tuntunan Tuhan bersama Pemkab Minahasa boleh beribadah bersama memasuki minggu advent yang kedua serta dirangkaikan dengan Safari Natal. Lebih lanjut bupati mengimbau warganya terutama di Kecamatan Eris yang ada di wikayah Danau Tondano untuk melestarikan lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan bahan yang akan menjadi sampah plastik seperti air minum kemasan maupun kantong plastik.

Pelestarian lingkungan yang dimaksud beliau termasuk juga Danau Tondano yabg menjadi sumber hidup bukan hanya bagi masyarakat Kecamatan Eris dan Kabupaten Minahasa tapi rakyat Sulawesi Utara. "Kami mengapresiasi GMIM yang pada tahun 2020 akan mengajak anggotanya di hampir seribu jemaat untuk membantu pelestarian Danau Tondano dengan mengangkat eceng gondok, yang juga saat ini terus diupayakan oleh pemerintah baik pusat, provinsi maupun Kabupaten Minahasa," tandasnya.

Bupati dalam kesempatan tersebut mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa mmberikan berbagai bantuan kepada masyarakat diantaranya sembako, kursi roda, bantuan bagi disabilitas anak dan lansia, serta bantuan usaha ekonomi produktif penyandang disabilitas sebesar Rp 5.000.000. "Ini bagian dari program-program kita yang diharapkan dapat menyentuh langsung kebutuhan rakyat dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat banyak karena itu fungsi kami dan untuk itu kami sebagai pemerintah ada," tambahnya.

Bupati yang dalam sambutannya sesekali menggunakan bahasa daerah sub etnis Toulour itu pun kembali mengingatkan agar warga Minahasa tidak meluoakan jati diri mereka sebagai orang Minahasa dengan tidak malu dan sungkan berbahasa daerah serta melestarikan seni budaya seperti kolintang, maengket dan lainnya.(MinahasaCommandCenter)


TAG

Dipost Oleh Web Admin

RRRD Call Center

Tinggalkan Komentar