Undang KPK ke Minahasa Bupati Dorong Jajaran Pemkab Cegah dan Berantas Korup

Undang KPK ke Minahasa Bupati Dorong Jajaran Pemkab Cegah dan Berantas Korup

Tondano, 24 April 2019. Bupati Minahasa, Ir. Royke Octavian Roring, MSi mendorong jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa untuk berkomitmen menjadi terdepan dalam usaha mencegah maupun memberantas praktik korupsi demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Hal tersebut disampaikan Bupati Minahasa di hadapan para pejabat Pemkab Minahasa yang mengikuti sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi oleh Satgas Pencegahan Korwil IX Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Wale ne Tou. 


Lanjutnya, KPK setiap periode melakukan penilaian terhadap rencana aksi pembangunan di setiap pemerintah daerah melalui aplikasi. Pembobotan oleh KPK, atau Korsubgah menggunakan aplikasi monitoring centre. “Monitoring ini meliputi perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, manajemen ASN, pengelolaan Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset daerah,” jelas bupati yang dikenal merakyat ini. 
Pemkab Minahasa dibawah kepemimpinannya dan Wakil Bupati (Wabup), Robby Dondokambey, SSi sejak awal telah berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tanpa adanya praktik korupsi karena hal seperti itu hanya akan merugikan bahkan menghambat pembangunan di Kabupaten Minahasa. Bupati pun mengajak seluruh masyarakat Minahasa untuk mendukung komitmen yang mulia dari pemerintah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut bupati yang juga mantan pejabat handal Pemprov Sulut ini, memaparkan program-program pencapaian Pemkab Minahasa selama lebih kurang enam bulan pemerintahan bupati dan Wabup, diantaranya, pemberian BPJS Kesehatan, kenaikan gaji perangkat desa, bantuan bagi siswa baru SD dan SMP berupa seragam dan tas sekolah, pemberian BPJS Ketenaga kerjaan yang merupakan program sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Sulut melalui Gubernur, Olly Dondokambey, SE, kenaikan gaji guru honorer sebesar 300 persen dan pemberian santunan duka sebesar Rp.2,5 juta. 
Bupati juga mengatakan pada saat bertemu dengan Presiden RI, H. Ir Joko Widodo di istana negara, Senin (22/04) lalu, beliau telah melaporkan hal-hal yang menjadi program prioritas Pemkab Minahasa diantaranya, penyelamatan Danau tondano dan pembangunan rumah sakit di Tondano. 
Tim KPK ini sendiri secara khusus diundang bupati untuk memberikan pencerahan dan pembekalan terhadap para pejabat di Pemkab Minahasa untuk mencegah mereka terkena masalah hukum akibat ketidaktahuan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2019 di Sulawesi Utara yang di gelar Selasa (23/04) kemarin di Tomohon yang diikuti bupati dan Sekdakab dan fokusnya pada capaian Monitoring Centre Of Prevention (MCP) 2018 dan Penyusunan Rencana Aksi 2019.


Seusai pemaparan materi dari tim KPK RI dalam acara tersebut diadakan sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri, kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata khas Minahasa dari bupati kepada tim KPK. Hadir dalam acara tersebut, Sekdakab Minahasa, Jeffry Korengkeng, SH, MSi, Inspektur, Frits S Muntu, S.Sos serta jajaran Pemkab Minahasa seperti kepala dinas, camat dan hukum tua/lurah bahkan kepala sekolah se-Minahasa.

 

RRRD Command Center

Dipost Oleh Web Admin

RRRD Call Center

Tinggalkan Komentar