Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8) pagi, di Taman God Bless Minahasa, Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Bertugas sebagai Perwira Upacara yakni Lettu Inf Fansnop Ompoe (Danramil 1302/02 Eris), sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Lettu Inf Denny Paila (Bati Ter Kodim 1302/Minahasa).
Pengibaran Sang Saka Merah Putih dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Minahasa. Tim pengibar bendera terdiri dari siswa-siswi SMA di Minahasa, dengan pembawa baki Preisy Lengkong (SMAN 1 Tondano), serta tiga pengibar bendera yakni Praisefin D.L. Paat (SMAN 3 Tondano), Mettew Lombogia (SMAN 1 Kakas), dan Efrael Y. Palit (SMAN 1 Langowan).
Usai pengibaran bendera, rangkaian upacara dilanjutkan dengan hening cipta, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, hingga detik-detik proklamasi pukul 08.45 WITA. Ketua DPRD Minahasa, Drs. Robby Longkutoy, MM, membacakan teks Proklamasi, sebelum ditutup dengan doa oleh Kepala Kantor Kemenag Minahasa, Pdt. Dolie Tangian, S.Th., M.Pd., dan lagu-lagu perjuangan.
Setelah upacara, dilaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa, Benny Hermanto, S.H., M.H. Bupati Robby Dondokambey bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, Sekda Lynda D. Watania, serta pejabat Pemkab turut hadir.
Rombongan kemudian mengikuti siaran langsung detik-detik Proklamasi dari Istana Negara di Ruang Sidang Kantor Bupati, dilanjutkan dengan Ibadah Syukur dipimpin Ketua FKUB Minahasa, Pdt. Dr. Evert Tangel, M.Pd.K, serta santap kasih bersama para veteran.
Dalam sambutannya, Bupati Robby menyampaikan bahwa peringatan HUT RI ke-80 merupakan momentum refleksi atas perjuangan para pahlawan sekaligus pengingat tanggung jawab generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan.
“Sebagai generasi penerus, kita tidak hanya mewarisi kemerdekaan, tetapi juga tanggung jawab untuk mengisinya dengan kerja keras, pengabdian, dan karya nyata,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan HUT Kemerdekaan sebagai tonggak memperkuat persatuan, membangun daerah, dan menorehkan prestasi bagi generasi mendatang.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan adalah energi yang akan membawa Minahasa semakin maju dan sejahtera, sekaligus tetap berkontribusi bagi kejayaan Indonesia,” pungkasnya.
Selain upacara pengibaran, peringatan HUT RI ke-80 di Minahasa juga diawali dengan upacara pemberian remisi di Lapas Kelas IIb Tondano, dipimpin Ketua DPRD Minahasa, serta penyerahan Duplikat Bendera Pusaka di depan Kantor Bupati oleh Sekda Minahasa.

